![]() |
| Photo by Андрей Сизов on Unsplash |
Pada artikel sebelumnya (Algoritma Pemrograman), Saya telah menjelaskan tiga kunci utama untuk memahami konsep dasar algoritma pemrograman. Di artikel ini, Saya akan berbagi penjelasan tentang konsep dasar lanjutan untuk menguasai algoritma pemrograman. Konsep ini memungkinkan penyusunan instruksi logis, sistematis, dan efisien untuk menyelesaikan komputasi secara terstruktur.
Berikut adalah 5 konsep dasar tersebut:
- Algoritma yang Berurutan (Sequence)
Langkah-langkah dalam algoritma dijalankan secara sistematis, urut, dan terstruktur dari atas ke bawah. Instruksi pertama dijalankan sebelum instruksi berikutnya.
- Variabel dan Tipe Data
Variabel adalah wadah penyimpanan data, berupa skalar (satu nilai), vektor (banyak deret nilai) atau matriks (kumpulan banyak nilai yang berdimensi lebih) yang disimpan dalam memori, sedangkan tipe data menentukan jenis nilai (seperti angka, teks/string, atau boolean) yang tersimpan.
- Percabangan (Selection/Conditional)
Struktur yang memungkinkan program mengambil keputusan untuk melakukan tindakan tertentu berdasarkan kondisi tertentu (if-else). Misalnya, jika nilai suatu mata kuliah lebih besar sama dengan dari 87, maka masuk kategori nilai huruf A. Sebaliknya, jika kurang dari 87, maka masuk kategori nilai huruf AB.
if nilai >= 87: kategori = A else: kategori = AB
- Perulangan (Looping/Repetition)
Cara untuk menjalankan serangkaian instruksi (proses) yang sama secara berulang kali (iterasi) hingga menemukan kondisi atau batas tujuan yang diharapkan atau terpenuhi. Misalnya, menghitung nilai rata-rata suatu mata pelajaran X dari setiap siswa/i di 20 kelas yang berbeda.
for i in range(20): rata2 = mean(data_pelajaran_X_kelas[i])
- Fungsi
Memecah bagian kode program menjadi bagian-bagian yang lebih kecil (sub-program) agar lebih mudah dipelajari, rapi, dan dapat digunakan kembali (reusable). Misalnya, fungsi AVERAGE yang terdapat di dalam spreadsheet adalah contoh penggunaan fungsi yang bisa digunakan berkali-kali.
Kelima konsep dasar sangat perlu untuk dilatih agar kamu terbiasa dengan proses logikanya ketika memecahkan permasalahan dengan menulis kode program. Semoga bermanfaat.

No comments:
Post a Comment